Arti kata Hidup
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menemui berbagai istilah yang mungkin terdengar familiar, tetapi belum sepenuhnya kita pahami maknanya. Salah satu istilah yang cukup menarik perhatian adalah Hidup. Kata ini mungkin pernah Anda dengar dalam percakapan, bacaan, atau berbagai konteks lainnya. Namun, apakah Anda benar-benar mengetahui arti yang sebenarnya dari kata Hidup?
Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Hidup berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Hidup berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
hi·dup v 1 masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tt manusia, binatang, tumbuhan, dsb): kakeknya masih -- , tetapi neneknya telah lama meninggal; 2 bertempat tinggal (diam): -- di desa lebih tenang dp di kota besar; 3 mengalami kehidupan dl keadaan atau dng cara tertentu: dulu dia -- mewah, sekarang merana; kita harus -- dng hemat; 4 beroleh (mendapat) rezeki dng jalan sesuatu: penduduk di sekitar pelabuhan itu -- dr berniaga; 5 berlangsung (ada) krn sesuatu: yayasan itu dapat -- krn uang sumbangan para dermawan; 6 tetap ada (tidak hilang): peristiwa indah itu masih -- dl ingatannya; 7 masih berjalan (tt perusahaan, perkumpulan, dsb): walaupun jumlah anggotanya tidak lagi sebanyak dahulu, perkumpulan itu tetap -- juga; 8 tetap menyala (tt lampu, radio, api): dia sudah tertidur, tetapi lampu di sampingnya masih saja --; tetap bergerak terus: arloji saya masih -- juga walaupun jatuh ke lantai; 9 masih tetap dipakai (tt bahasa, adat, sumur, dsb): adat itu masih tetap -- dl masyarakat; 10 ramai (tidak sepi dsb): menjelang Lebaran perdagangan kain dan makanan -- sekali; 11 seakan-akan bernyawa atau benar-benar tampak spt keadaan sesungguhnya (tt lukisan, gambar): lukisan itu sangat --; 12 spt sungguh-sungguh terjadi atau dialami (tt cerita): cerita dan gaya bahasanya segar lagi --; 13 seruan yg menyatakan harapan mudah-mudahan tetap selamat;
-- dikandung adat, mati dikandung tanah, pb selama hidup orang harus taat pd adat kebiasaan dl masyarakat; -- di ujung gurung orang, pb orang yg hidup melarat; -- dua muara, pb mempunyai dua macam mata pencaharian; -- kayu berbuah, -- manusia biar berjasa, pb pd waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat; -- sandar-menyandar umpama aur dng tebing, pb perihal orang berlaki istri yg berkasih-kasihan; perihal orang bersahabat yg setia dan saling menolong; -- segan mati tak hendak, pb hidup yg merana (krn sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dsb); -- tidak krn doa, mati tidak krn sumpah, pb orang harus berusaha dng tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain; dp -- bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah (dp -- berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga), pb dp hidup menanggung malu, lebih baik mati; jauh berjalan banyak dilihat, lama -- banyak dirasa, pb sudah berpengalaman banyak; kalau bangkai galikan kuburnya, kalau -- sediakan buaiannya, pb lebih baik menunggu dng tenang apa yg akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yg akan diambil; sebaik-baiknya -- teraniaya, pb sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya;
meng·hi·dupi v 1 memelihara; memberi nafkah: setelah ayahnya meninggal, dialah yg ~ keluarganya; 2 membiarkan hidup (tidak membunuh): tentara musuh itu ~ tawanannya;
meng·hi·dup·kan v menjadikan (membuat, menyebabkan) hidup (dipakai dl berbagai makna spt menyalakan, membangkitkan kembali, membakar): ~ api; ~ orang mati; ~ semangat; ~ mesin mobil; ~ perkumpulan; ~ harapan;
mem·per·hi·dup v membuat lebih hidup: garis kuning itu ~ lukisan itu;
peng·hi·dup·an n pemeliharaan hidup; pencaharian: ~ orang kampung adalah bercocok tanam;
ke·hi·dup·an n cara (keadaan, hal) hidup: ~ orang di desa berbeda dng ~ orang di kota
-- dikandung adat, mati dikandung tanah, pb selama hidup orang harus taat pd adat kebiasaan dl masyarakat; -- di ujung gurung orang, pb orang yg hidup melarat; -- dua muara, pb mempunyai dua macam mata pencaharian; -- kayu berbuah, -- manusia biar berjasa, pb pd waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat; -- sandar-menyandar umpama aur dng tebing, pb perihal orang berlaki istri yg berkasih-kasihan; perihal orang bersahabat yg setia dan saling menolong; -- segan mati tak hendak, pb hidup yg merana (krn sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dsb); -- tidak krn doa, mati tidak krn sumpah, pb orang harus berusaha dng tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain; dp -- bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah (dp -- berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga), pb dp hidup menanggung malu, lebih baik mati; jauh berjalan banyak dilihat, lama -- banyak dirasa, pb sudah berpengalaman banyak; kalau bangkai galikan kuburnya, kalau -- sediakan buaiannya, pb lebih baik menunggu dng tenang apa yg akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yg akan diambil; sebaik-baiknya -- teraniaya, pb sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya;
meng·hi·dupi v 1 memelihara; memberi nafkah: setelah ayahnya meninggal, dialah yg ~ keluarganya; 2 membiarkan hidup (tidak membunuh): tentara musuh itu ~ tawanannya;
meng·hi·dup·kan v menjadikan (membuat, menyebabkan) hidup (dipakai dl berbagai makna spt menyalakan, membangkitkan kembali, membakar): ~ api; ~ orang mati; ~ semangat; ~ mesin mobil; ~ perkumpulan; ~ harapan;
mem·per·hi·dup v membuat lebih hidup: garis kuning itu ~ lukisan itu;
peng·hi·dup·an n pemeliharaan hidup; pencaharian: ~ orang kampung adalah bercocok tanam;
ke·hi·dup·an n cara (keadaan, hal) hidup: ~ orang di desa berbeda dng ~ orang di kota
hi.dup
(1) masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tentang manusia, binatang, tumbuhan, dan sebagainya) : kakeknya masih hidup , tetapi neneknya telah lama meninggal;
(2) bertempat tinggal (diam): hidup di desa lebih tenang daripada di kota besar;
(3) mengalami kehidupan dalam keadaan atau dengan cara tertentu: dulu dia hidup mewah, sekarang merana; kita harus hidup dengan hemat;
(4) beroleh (mendapat) rezeki dengan jalan sesuatu: penduduk di sekitar pelabuhan itu hidup dari berniaga;
(5) berlangsung (ada) karena sesuatu: yayasan itu dapat hidup karena uang sumbangan para dermawan;
(6) tetap ada (tidak hilang): peristiwa indah itu masih hidup dalam ingatannya;
(7) masih berjalan (tentang perusahaan, perkumpulan, dan sebagainya) : walaupun jumlah anggotanya tidak lagi sebanyak dahulu, perkumpulan itu tetap hidup juga;
(8) tetap menyala (tentang lampu, radio, api): dia sudah tertidur, tetapi lampu di sampingnya masih saja hidup; tetap bergerak terus: arloji saya masih hidup juga walaupun jatuh ke lantai;
(9) masih tetap dipakai (tentang bahasa, adat, sumur, dan sebagainya) : adat itu masih tetap hidup dalam masyarakat;
(10) ramai (tidak sepi dan sebagainya) : menjelang Lebaran perdagangan kain dan makanan hidup sekali; (11) seakan-akan bernyawa atau benar-benar tampak seperti keadaan sesungguhnya (tentang lukisan, gambar): lukisan itu sangat hidup; (12) seperti sungguh-sungguh terjadi atau dialami (tentang cerita): cerita dan gaya bahasanya segar lagi hidup; (13) seruan yang menyatakan harapan mudah-mudahan tetap selamat
Penjelasan Simbol
- a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
- v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
- n Merupakan Bentuk Kata benda
- ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
- pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
- cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
- ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
- adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
- -- Pengganti kata "hidup"
Berdasarkan referensi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata hidup memiliki makna yang spesifik dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan mengetahui arti dari kata ini, Anda dapat menggunakannya secara tepat dalam komunikasi sehari-hari.
Demikianlah penjelasan mengenai makna kata hidup menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.
Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!
Demikianlah penjelasan mengenai makna kata hidup menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.
Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!