Arti kata Labuh
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menemui berbagai istilah yang mungkin terdengar familiar, tetapi belum sepenuhnya kita pahami maknanya. Salah satu istilah yang cukup menarik perhatian adalah Labuh. Kata ini mungkin pernah Anda dengar dalam percakapan, bacaan, atau berbagai konteks lainnya. Namun, apakah Anda benar-benar mengetahui arti yang sebenarnya dari kata Labuh?
Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Labuh berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Labuh berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
1la·buh a dl keadaan turun atau tergelantung ke bawah spt kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung;
-- api hukuman mati dng cara membakar si terhukum; -- batu hukuman mati dng cara menceburkan si terhukum ke laut, dng terlebih dahulu memberati badannya dng batu;
ber·la·buh v 1 tergelantung ke bawah; turun (tt kelambu, tirai, layar panggung, dsb): tirai ~; layar panggung ~; 2 berhenti; menurunkan sauh (tt kapal, perahu): kapal-kapal besar pun dapat ~ di Pelabuhan Cirebon; 3 berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan: rumah adalah tempat ~ dr berbagai kegiatan;
me·la·buh v 1 menurunkan (tt sauh): ~ sauh; 2 Mk beranak (tt kerbau, sapi);
me·la·buh·kan v 1 menurunkan (kelambu, tirai, layar panggung, dsb): ~ tirai; 2 memberhentikan (perahu, kapal, dsb di pelabuhan dsb); 3 membuang atau mencampakkan ke air (laut dsb); 4 menyalurkan: ia ~ tenaga kreatifnya setelah memasuki masa pensiun; 5 menjerumuskan: ia ~ tubuh tuanya ke dl pekerjaan yg berat;
~ hukum menjatuhkan hukuman; ~ orang mencampakkan orang ke laut; ~ pancing membuang pancing ke air;
pe·la·buh·an n tempat berlabuh;
~ alam pelabuhan yg menurut keadaannya sudah baik untuk tempat berlabuh; ~ bebas pelabuhan yg tidak memungut cukai barang masuk dan keluar; ~ darat kota (yg bukan bandar udara atau laut) tempat mengumpulkan barang ekspor dng fasilitas tempat pengurusan (penyelesaian) administrasi pengiriman (sebagaimana layaknya di pelabuhan biasa); ~ masuk pelabuhan yg biasa disinggahi oleh kapal pengangkut yg akan menurunkan barang; ~ pantai pelabuhan yg khusus digunakan untuk kapal berlabuh dl negeri yg mengadakan pelayaran antarpulau; ~ samudra pelabuhan yg dapat dirapati kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dng gudang dsb; ~ transit pelabuhan tempat barang perdagangan dikumpulkan dr daerah sekelilingnya untuk kemudian diekspor bersama-sama; ~ udara tempat di daratan yg dipersiapkan untuk penempatan, pendaratan, dan pemberangkatan pesawat terbang beserta penumpangnya
-- api hukuman mati dng cara membakar si terhukum; -- batu hukuman mati dng cara menceburkan si terhukum ke laut, dng terlebih dahulu memberati badannya dng batu;
ber·la·buh v 1 tergelantung ke bawah; turun (tt kelambu, tirai, layar panggung, dsb): tirai ~; layar panggung ~; 2 berhenti; menurunkan sauh (tt kapal, perahu): kapal-kapal besar pun dapat ~ di Pelabuhan Cirebon; 3 berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan: rumah adalah tempat ~ dr berbagai kegiatan;
me·la·buh v 1 menurunkan (tt sauh): ~ sauh; 2 Mk beranak (tt kerbau, sapi);
me·la·buh·kan v 1 menurunkan (kelambu, tirai, layar panggung, dsb): ~ tirai; 2 memberhentikan (perahu, kapal, dsb di pelabuhan dsb); 3 membuang atau mencampakkan ke air (laut dsb); 4 menyalurkan: ia ~ tenaga kreatifnya setelah memasuki masa pensiun; 5 menjerumuskan: ia ~ tubuh tuanya ke dl pekerjaan yg berat;
~ hukum menjatuhkan hukuman; ~ orang mencampakkan orang ke laut; ~ pancing membuang pancing ke air;
pe·la·buh·an n tempat berlabuh;
~ alam pelabuhan yg menurut keadaannya sudah baik untuk tempat berlabuh; ~ bebas pelabuhan yg tidak memungut cukai barang masuk dan keluar; ~ darat kota (yg bukan bandar udara atau laut) tempat mengumpulkan barang ekspor dng fasilitas tempat pengurusan (penyelesaian) administrasi pengiriman (sebagaimana layaknya di pelabuhan biasa); ~ masuk pelabuhan yg biasa disinggahi oleh kapal pengangkut yg akan menurunkan barang; ~ pantai pelabuhan yg khusus digunakan untuk kapal berlabuh dl negeri yg mengadakan pelayaran antarpulau; ~ samudra pelabuhan yg dapat dirapati kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dng gudang dsb; ~ transit pelabuhan tempat barang perdagangan dikumpulkan dr daerah sekelilingnya untuk kemudian diekspor bersama-sama; ~ udara tempat di daratan yg dipersiapkan untuk penempatan, pendaratan, dan pemberangkatan pesawat terbang beserta penumpangnya
2la·buh ark n penggolong benda bagi tirai: tirai se --
3la·buh Jw n, la·buh·an n upacara tradisional keraton yg dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pd tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka
la.buh
Adjektiva (kata sifat) dalam keadaan turun atau tergelantung ke bawah seperti kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung
Arkais (tidak lazim) Nomina (kata benda) penggolong benda bagi tirai: tirai se labuh
Berasal dari bahasa Jawa Nomina (kata benda) la.buh.an Nomina (kata benda) upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pada tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka
Penjelasan Simbol
- a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
- v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
- n Merupakan Bentuk Kata benda
- ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
- pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
- cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
- ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
- adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
- -- Pengganti kata "labuh"
Berdasarkan referensi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata labuh memiliki makna yang spesifik dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan mengetahui arti dari kata ini, Anda dapat menggunakannya secara tepat dalam komunikasi sehari-hari.
Demikianlah penjelasan mengenai makna kata labuh menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.
Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!
Demikianlah penjelasan mengenai makna kata labuh menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.
Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!