Arti kata Negara
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menemui berbagai istilah yang mungkin terdengar familiar, tetapi belum sepenuhnya kita pahami maknanya. Salah satu istilah yang cukup menarik perhatian adalah Negara. Kata ini mungkin pernah Anda dengar dalam percakapan, bacaan, atau berbagai konteks lainnya. Namun, apakah Anda benar-benar mengetahui arti yang sebenarnya dari kata Negara?
Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Negara berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Negara berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
ne·ga·ra n 1 organisasi dl suatu wilayah yg mempunyai kekuasaan tertinggi yg sah dan ditaati oleh rakyat; 2 kelompok sosial yg menduduki wilayah atau daerah tertentu yg diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yg efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya: kepentingan -- lebih penting dp kepentingan perseorangan;
-- bagian negara yg menjadi anggota negara serikat; -- Barat negara-negara yg menempati benua Eropa dan Amerika; -- Barbaria sekelompok negara di Afrika Utara (istilah yg diberikan oleh negara Barat); -- berkembang negara yg ciri-cirinya, antara lain, pertanian tradisional merupakan faktor produksi primer, industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar, pendapatan per kapita rendah, serta sumber alam belum banyak yg terolah; -- besar negara yg memiliki kemampuan cukup besar untuk mencapai dan melaksanakan berbagai kepentingan nasional secara total; -- boneka negara satelit; -- debitur negara yg berutang pd negara lain; -- di belakang tirai besi negara komunis (Uni Soviet); -- federasi negara yg terdiri atas negara bagian, dan negara bagiannya tidak memiliki kedaulatan ke luar; -- gereja negara yg diperintah oleh Paus (sebutan untuk negara Roma); -- gundal cak negara pengikut (pengekor) negara lain; -- hukum negara yg menjadikan hukum sbg kekuasaan tertinggi; -- hukum formal negara yg segala tindakannya didasarkan hanya atas hukum tertulis, yg secara formal tercantum dl peraturan perundang-undangan; -- hukum material negara yg tidak hanya mendasarkan segala tindakannya pd peraturan perundang-undangan, tetapi juga menyelenggarakan kesejahteraan umum; -- induk negara yg menjadi induk negara jajahannya; -- industri negara yg penghidupan utama rakyatnya dr perindustrian berat; -- Islam negara yg setiap perilaku politiknya didasarkan atas nilai-nilai atau ajaran agama Islam yg bersumber pd Alquran dan hadis Nabi Muhammad saw.; -- kapitalis negara yg menganut paham kapitalisme; -- kekuasaan negara yg bertujuan memelihara dan mempertahankan kekuasaan semata-mata; -- kepulauan negara yg wilayahnya terdiri banyak pulau, spt Indonesia; -- kerajaan bentuk pemerintah yg pemegang kekuasaan tertingginya adalah seorang raja atau ratu; -- kesatuan negara yg kedaulatan ke luar dan ke dalam dan kekuasaan untuk mengatur dan memimpin seluruh daerah negara berada pd pemerintah pusat; -- kesejahteraan negara hukum material; -- konfederasi serikat negara yg anggotanya masing-masing tetap merdeka dan berdaulat; -- korporasi bentuk negara, yg dl menyelenggarakan sistem ekonomi, pemerintahnya menggunakan serikat sekerja, majikan, dan pegawai; -- kota negara yg luas wilayahnya tidak lebih besar dp sebuah kota (sebutan untuk negara Singapura); -- kreditor negara yg memberikan pinjaman, biasanya berupa uang, kpd negara lain; -- maju negara yg industrinya merupakan tiang utama perekonomian, pendapatan per kapita relatif tinggi, teknologi berkembang, pertumbuhan penduduk relatif kecil, dan sumber alam terolah dan terawat; -- nonblok negara yg tidak tergabung dan tidak memihak kpd salah satu kekuatan militer di dunia; -- otoriter negara kekuasaan; -- Pancasila negara yg menggunakan Pancasila sbg dasar negara; negara Indonesia; -- penyangga 1 negara kecil yg terletak di antara dua negara yg lebih besar dan lebih kuat; 2 negara lemah yg terletak di antara negara-negara kuat; -- persemakmuran negara yg memiliki pemerintahan sendiri, tetapi bersekutu dng Kerajaan Inggris; -- polisi negara yg bertujuan memelihara kekuasaan dng jalan mengawasi, menjaga, dan mencampuri lapangan kehidupan rakyat dng alat kekuasaan; -- protektorat negara yg berada di bawah pengawasan Dewan Keamanan PBB atau di bawah pengawasan negara lain (biasanya ditunjuk oleh PBB); -- pulau 1 negara yg wilayahnya terdiri dr sebuah pulau; 2 sebutan untuk negara Singapura; -- satelit negara yg berada di bawah pengaruh atau bergantung kpd negara lain; negara kecil yg menjadi embel-embel negara besar; -- sekular negara yg memisahkan agama politik negara; -- sentral persekutuan antara negara Jerman, Austria, Hongaria, Bulgaria, dan Turki dl Perang Dunia Pertama; -- serikat negara yg terdiri atas negara bagian, masing-masing mempunyai pemerintah sendiri, tetapi kedaulatan ke luar dipegang oleh pemerintah pusat; -- teluk negara yg termasuk kawasan Teluk Persia, spt Oman, Qatar, Bahrain, dan Kuwait; -- terbelakang negara belum berkembang, pendapatan per kapita sangat rendah, industri besar tidak ada, biasanya banyak utang, sumber alam sama sekali belum terolah; -- tirai bambu sebutan bagi Republik Rakyat Cina; -- totaliter negara yg menggunakan segala-galanya (manusia dan benda) untuk kepentingan negara; negara yg menguasai segenap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik para warganya;
ber·ne·ga·ra v 1 mempunyai negara; 2 menjalankan pemerintahan negara: berjuang krn ingin ~;
me·ne·ga·ra v menjadi bangsa yg bernegara;
ke·ne·ga·ra·an n seluk-beluk negara; yg berkenaan dng negara: Indonesia melakukan hubungan ~ dng negara-negara tetangga
-- bagian negara yg menjadi anggota negara serikat; -- Barat negara-negara yg menempati benua Eropa dan Amerika; -- Barbaria sekelompok negara di Afrika Utara (istilah yg diberikan oleh negara Barat); -- berkembang negara yg ciri-cirinya, antara lain, pertanian tradisional merupakan faktor produksi primer, industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar, pendapatan per kapita rendah, serta sumber alam belum banyak yg terolah; -- besar negara yg memiliki kemampuan cukup besar untuk mencapai dan melaksanakan berbagai kepentingan nasional secara total; -- boneka negara satelit; -- debitur negara yg berutang pd negara lain; -- di belakang tirai besi negara komunis (Uni Soviet); -- federasi negara yg terdiri atas negara bagian, dan negara bagiannya tidak memiliki kedaulatan ke luar; -- gereja negara yg diperintah oleh Paus (sebutan untuk negara Roma); -- gundal cak negara pengikut (pengekor) negara lain; -- hukum negara yg menjadikan hukum sbg kekuasaan tertinggi; -- hukum formal negara yg segala tindakannya didasarkan hanya atas hukum tertulis, yg secara formal tercantum dl peraturan perundang-undangan; -- hukum material negara yg tidak hanya mendasarkan segala tindakannya pd peraturan perundang-undangan, tetapi juga menyelenggarakan kesejahteraan umum; -- induk negara yg menjadi induk negara jajahannya; -- industri negara yg penghidupan utama rakyatnya dr perindustrian berat; -- Islam negara yg setiap perilaku politiknya didasarkan atas nilai-nilai atau ajaran agama Islam yg bersumber pd Alquran dan hadis Nabi Muhammad saw.; -- kapitalis negara yg menganut paham kapitalisme; -- kekuasaan negara yg bertujuan memelihara dan mempertahankan kekuasaan semata-mata; -- kepulauan negara yg wilayahnya terdiri banyak pulau, spt Indonesia; -- kerajaan bentuk pemerintah yg pemegang kekuasaan tertingginya adalah seorang raja atau ratu; -- kesatuan negara yg kedaulatan ke luar dan ke dalam dan kekuasaan untuk mengatur dan memimpin seluruh daerah negara berada pd pemerintah pusat; -- kesejahteraan negara hukum material; -- konfederasi serikat negara yg anggotanya masing-masing tetap merdeka dan berdaulat; -- korporasi bentuk negara, yg dl menyelenggarakan sistem ekonomi, pemerintahnya menggunakan serikat sekerja, majikan, dan pegawai; -- kota negara yg luas wilayahnya tidak lebih besar dp sebuah kota (sebutan untuk negara Singapura); -- kreditor negara yg memberikan pinjaman, biasanya berupa uang, kpd negara lain; -- maju negara yg industrinya merupakan tiang utama perekonomian, pendapatan per kapita relatif tinggi, teknologi berkembang, pertumbuhan penduduk relatif kecil, dan sumber alam terolah dan terawat; -- nonblok negara yg tidak tergabung dan tidak memihak kpd salah satu kekuatan militer di dunia; -- otoriter negara kekuasaan; -- Pancasila negara yg menggunakan Pancasila sbg dasar negara; negara Indonesia; -- penyangga 1 negara kecil yg terletak di antara dua negara yg lebih besar dan lebih kuat; 2 negara lemah yg terletak di antara negara-negara kuat; -- persemakmuran negara yg memiliki pemerintahan sendiri, tetapi bersekutu dng Kerajaan Inggris; -- polisi negara yg bertujuan memelihara kekuasaan dng jalan mengawasi, menjaga, dan mencampuri lapangan kehidupan rakyat dng alat kekuasaan; -- protektorat negara yg berada di bawah pengawasan Dewan Keamanan PBB atau di bawah pengawasan negara lain (biasanya ditunjuk oleh PBB); -- pulau 1 negara yg wilayahnya terdiri dr sebuah pulau; 2 sebutan untuk negara Singapura; -- satelit negara yg berada di bawah pengaruh atau bergantung kpd negara lain; negara kecil yg menjadi embel-embel negara besar; -- sekular negara yg memisahkan agama politik negara; -- sentral persekutuan antara negara Jerman, Austria, Hongaria, Bulgaria, dan Turki dl Perang Dunia Pertama; -- serikat negara yg terdiri atas negara bagian, masing-masing mempunyai pemerintah sendiri, tetapi kedaulatan ke luar dipegang oleh pemerintah pusat; -- teluk negara yg termasuk kawasan Teluk Persia, spt Oman, Qatar, Bahrain, dan Kuwait; -- terbelakang negara belum berkembang, pendapatan per kapita sangat rendah, industri besar tidak ada, biasanya banyak utang, sumber alam sama sekali belum terolah; -- tirai bambu sebutan bagi Republik Rakyat Cina; -- totaliter negara yg menggunakan segala-galanya (manusia dan benda) untuk kepentingan negara; negara yg menguasai segenap kehidupan sosial, ekonomi, dan politik para warganya;
ber·ne·ga·ra v 1 mempunyai negara; 2 menjalankan pemerintahan negara: berjuang krn ingin ~;
me·ne·ga·ra v menjadi bangsa yg bernegara;
ke·ne·ga·ra·an n seluk-beluk negara; yg berkenaan dng negara: Indonesia melakukan hubungan ~ dng negara-negara tetangga
ne.ga.ra
Nomina (kata benda)
(1) organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat;
(2) kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerah tertentu yang diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yang efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya: kepentingan negara lebih penting daripada kepentingan perseorangan
Penjelasan Simbol
- a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
- v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
- n Merupakan Bentuk Kata benda
- ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
- pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
- cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
- ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
- adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
- -- Pengganti kata "negara"
Berdasarkan referensi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata negara memiliki makna yang spesifik dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan mengetahui arti dari kata ini, Anda dapat menggunakannya secara tepat dalam komunikasi sehari-hari.
Demikianlah penjelasan mengenai makna kata negara menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.
Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!
Demikianlah penjelasan mengenai makna kata negara menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.
Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!